Senin, 08 September 2014

TURUT BELASUNGKAWA DAN BERDUKA CITA

Turut Belasungkawa Dan Berduka Cita Saat ada kerabat atau teman tertimpa musibah sampai menjadikan kematian, kita selekasnya menggirimkan pengucapan “Kami turut belasungkawa dan berdukacita yang sedalam-dalamnya atas musibah…”, atau “Kami sekeluarga menyampaikan turut belasungkawa dan berdukacita atas meninggalnya…”.

www.tokobungarangkaian.com Pengucapan seperti itu nampaknya sudah mentradisi di lingkungan kita. Bunga Papan Duka Cita Penggunaan kata belasungkawa dan berdukacita kelihatannya selalu ada bersamaan. Juga sebagai masalah di sini yakni sudah benarkah pemakaian ke-2 kata itu lewat cara bersamaan?

Memang tidak ada salahnya apabila kita kirim Bunga Duka Cita sebagai tanda simpati atau membuka rasa sedih kita saat ada teman atau kerabat yang tengah wafat, apakah berupa bencana alam, seperti tanah longsor, gempa bumi, dan banjir.

Juga sebagai masalah di sini yakni isi pengucapan yang membuka ikut bersedihnya perasaan kita pada orang lain yang tertimpa musibah. Jadi, yang kita soroti yakni segi kebahasaan.

Toko Bunga Papan Duka Cita Dari sudut bhs, ada dua hal yang layak kita kemukakan dalam hubungan dengan belasungkawa dan berdukacita.Turut Belasungkawa Dan Berduka Cita Kata belasungkawa biasanya utk mengatakan rasa sedih. Kata itu datang dari bhs Jawa, yakni bela yang berarti menuntut bela, turut dan, dan sungkawa berarti sukar, sedih.

Di dalam Kamus Besar Bhs Indonesia, belasungkawa berarti ‘pernyataan turut berdukacita’. Oleh karena itu, ungkapan “Kami turut belasungkawa dan berdukacita atas…” mempunyai kandungan kemubaziran kata karena dalam kata belasungkawa sudah ada juga makna “turut berdukacita”.

Dengan kata lain, kata turut berdukacita tidak butuh lagi difungsikan dalam Bunga Papan Duka Cita, susah hati dan berdukacita berarti bersusah hati, bersedih hati. Dukacita berkenaan dengan sedih. Kata sedih berarti (1) merasa sangat pilu dalam hati, sukar hati (2) membawa dampak rasa sukar (pilu dsb) dalam hati, duka.

Ada kalanya dalam ungkapan dukacita kita menggunakan kata berkabung. Berkabung yakni kata lain utk mengatakan dukacita, (1) memanfaatkan kabung sebagai tanda berdukacita karena ada keluarga yang meninggal dunia, (2) berdukacita karena keluarga, kerabat, dsb meninggal dunia.

Berdasar pada maknanya, kita bisa tentukan satu di antara diantara kalimat itu. Jadi, kita dapat tentukan satu di antara ungkapan itu. (1) Kami berbelasungkawa atas…, (2) Kami menyampaikan belasungkawa atas…, (3) Kami turut berdukacita atas…, (4) Kami turut berkabung atas…

Turut Belasungkawa Dan Berduka Cita Dalam bhs Indonesia ada kalimat yang mempunyai makna sama yang disebut dengan kata bersinonim. Dari segi keefektifan bhs, pemakaian kata sinonim lewat cara bersamaan akan membawa dampak kemubaziran Toko Bunga Papan Duka Cita

Oleh karena itu, agar tidak terlalu berlebih dan bhs yang difungsikan jadi efektif, sebaiknya kita tetapkan satu di antara saja yang difungsikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar